Assalamualaikum cemua... :)
Selamat menikmtai semua curahan hati saya ya...
#salam penulis, Fenny :*
hehe...

Minggu, 17 Maret 2013

Menguji Zat Amilum Pada Daun


Student Worksheet

A.    Judul
     Fotosintesis pada tumbuhan hijau.

B.     Tujuan
            Menguji zat amilum pada daun.

C.   Dasar Teori
           
            Fotosintesis adalah penyusunan/pembuatan makanan yang terjadi di daun, dilakukan oleh klorofil dengan bantuan energi cahaya. Secara alami, fotosintesis berlangsung dengan bantuan energi matahari dan terjadi di siang hari. Fotosintesis juga dapat terjadi pada malam hari dengan bantuan cahaya lampu/lainnya. (berdasarkan buku IPA-BIOLOGI bilingual oleh Nunung Nurhayati).
           
            Klorofil adalah zat hijau daun yang terdapat di dalam kloroplas. Klorofil dibutuhkan untuk menyerap cahaya. Setiap hari klorofil menyerap cahaya terutama cahaya matahari untuk mengubah karbondioksida dan air menjadi bahan makanan. (berdasarkan buku IPA-BIOLOGI bilingual oleh Nunung Nurhayati).

            Karbohidrat adalah komposisi yang terdiri dari elemen karbon, hidrogen, dan oksigen. Terdapat dalam tumbuhan seperti beras,  jagung,  gandum, umbi-umbian, dan terbentuk dari proses asimilisasi dalam tumbuhan.
(berdasarkan www.diwarta.com )
           
            Menurut Juliun Von Sachs, fotosintesis menghasilkan amilum saat daun yang sebagian dibungkus kertas timah dan ditetesi dengan iodin. Bagian yang sebelumnya tertutup oleh kertas timah tetap pucat. Sedangkan yang tidak tertutup menjadi biru kehitaman. Warna biru kehitaman menandakan bahwa di daun tersebut mengandung amilum.


D.      Alat dan Bahan
            1.      Gelas ukur
2.      Spirtus
3.      Tabung reaksi
4.      Alkohol
5.      Cairan lugol
6.      Air
7.      Selembar daun yang sebagian ditutupi aluminium foil
8.      Cawan patri
9.      Kertas saring (filter paper)

E.     Cara Kerja
1.      Ambil selembar daun yang sebagian ditutupi aluminium foil selama 3 hari.
2.      Masukkan daun ke dalam gelas ukur yang telah diisi ¾ air dan rebuslah selama beberapa menit sampai daun layu.
3.      Ambil daun yang telah direbus ke dalam tabung reaksi yang telah diisi alkohol.
4.      Masukkan tabung reaksi ke dalam gelas ukur yang telah dipakai tadi.
5.      Apabila warna daun sudah berubah pucat, angkat tabung reaksi dari gelas ukur.
6.      Ambil daun dari tabung reaksi secara hati-hati.
7.      Letakkan daun diatas kertas saring (filter paper).
8.      Setelah kering, letakkan diatas cawan patri.
9.      Teteskan cairan lugol di seluruh permukaan daun.
10.  Amati perubahan warna yang terjadi, pada bagian yang ditutupi aluminium foil dan tidak.

F.     Tabel
Perlakuan pada daun
Warnanya sebelum diberi larutan iodin
Warnanya setelah diberi larutan iodin
Ditutup
Terang
Terang
Tidak ditutup
Gelap
Gelap


G.    Analisa Data dan Pembahasan
1.      Apa tujuan daun harus dimasukkan dalam air mendidih?
·         Agar daun tersebut layu, sel-selnya mati, dan mudah dilarutkan klorofilnya jika dimasukkan dalam alkohol.

2.      Apakah terjadi perubahan warna pada daun? Mengapa?
·         Iya, karena disebabkan oleh adanya amilum yang terdapat pada daun. Amilum tersebut akan berwarna hitam saat ditetesi lugol.

3.       Mengapa daun direbus dalam larutan alkohol panas? Dan mengapa pemanasan tidak dilakukan secara langsung?
·         Untuk melarutkan klorofil. Dan jika dipanaskan secara langsung akan terjadi kebakaran.

4.      Mengapa lugol diperlukan dalam percobaan tersebut?
·         Untuk mengetahui kandungan amilum pada daun.

5.      Mengapa daun yang terpapar sinar matahari terlihat lebih gelap?
·         Karena bagian daun yanng terpapar sinra matahari mengandung karbohidrat.

H.    Kesimpulan
     Dari hasil pengamatan diperoleh bahwa warna daun setelah diberi perlakuan seperti di atas berubah untuk bagian yang tertutup dengan aluminium foil dan bagian yang tidak tertutup menjadi berwarna coklat tua. Warna coklat tua menandakan bahwa terjadi proses fotosintesis yang terbentuk amilum yang yang berwarna coklat tua bereaksi dengan larutan iodin (larujan JKJ). Hal ini menandakan bahawa cahaya sangat berperan dalam proses fotosintesis, dimana cahaya yang diterima dengan bebas tanpa adanya suatu halangan, maka akan membuat prubahan pada daun. Secara garis besar dapat dikatakan stomata akan berperan sebagai pengatur penguapan dalam peristiwa fotosintesis.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar